MAGELANG – Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) secara resmi melepas kontingen mahasiswa yang akan berlaga dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 Tahun 2026 di Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang. Kegiatan pelepasan ini menjadi momentum penting sekaligus bentuk dukungan penuh universitas terhadap perjuangan mahasiswa dalam membawa karya dan mengharumkan nama UNIMMA di tingkat nasional.
Acara pelepasan dipandu langsung oleh Ketua Lembaga Pengembangan Mahasiswa dan Alumni (LPMa) UNIMMA, Hijrah Eko Putro, M.Pd. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan rangkaian kegiatan sekaligus mengantarkan jalannya acara sebagai bentuk dukungan dan apresiasi kepada tim yang telah berhasil melewati tahapan seleksi hingga memperoleh kesempatan tampil di panggung nasional.
Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan sekaligus motivasi dari Rektor UNIMMA, Dr. Lilik Andriyani, S.E., M.Si., CPA. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang berhasil lolos PIMNAS 39 serta terpilih mewakili UNIMMA dalam kompetisi ilmiah mahasiswa tingkat nasional tersebut.
Rektor menegaskan bahwa keberhasilan menembus PIMNAS merupakan pencapaian yang patut dibanggakan. Kesempatan tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan bagi mahasiswa dan tim, tetapi juga membawa nama baik universitas. Oleh karena itu, seluruh anggota kontingen diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, menunjukkan kemampuan terbaik, serta menjaga semangat dan kepercayaan diri selama mengikuti kompetisi.
Motivasi juga diberikan agar mahasiswa tidak merasa terbebani dengan persaingan yang akan dihadapi. PIMNAS hendaknya menjadi ruang untuk menunjukkan hasil kerja keras, kreativitas, inovasi, dan kemampuan mahasiswa dalam menghasilkan karya yang bermanfaat. Rektor juga mendorong seluruh tim untuk tampil maksimal, menjaga kekompakan, serta menjunjung tinggi sportivitas.
Sebagai simbol dukungan dan pemberangkatan, Rektor UNIMMA secara resmi melakukan prosesi pelepasan kontingen PIMNAS 39. Momen tersebut menjadi penanda dimulainya langkah perjuangan mahasiswa UNIMMA untuk berkompetisi dan membawa kebanggaan bagi almamater.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor IV UNIMMA turut menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada seluruh kontingen. Ia menekankan bahwa perjuangan menuju PIMNAS membutuhkan persiapan yang matang, kerja sama tim, serta pendampingan yang berkelanjutan.
Wakil Rektor IV juga berpesan agar seluruh proses keikutsertaan mahasiswa selama berada di Universitas Diponegoro benar-benar mendapatkan pengawalan dan pendampingan secara optimal. Mulai dari kesiapan keberangkatan, kebutuhan selama kegiatan, hingga pelaksanaan presentasi dan kompetisi perlu diperhatikan dengan baik agar mahasiswa dapat berkonsentrasi memberikan penampilan terbaiknya.
Dukungan tersebut menjadi bentuk keseriusan UNIMMA dalam memastikan mahasiswa tidak berjuang sendiri. Kolaborasi antara pimpinan universitas, LPMa, dosen pendamping, dan seluruh pihak terkait diharapkan mampu memberikan dukungan maksimal bagi kontingen selama mengikuti PIMNAS 39.
Keikutsertaan tim UNIMMA dalam PIMNAS 39 merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan kreativitas, kerja keras, kolaborasi, serta pendampingan. Salah satu tim yang mewakili UNIMMA adalah tim PKM-PM dengan karya PEDATI (Pembelajaran Tari Inklusif Berbasis Community Support System untuk Meningkatkan Efikasi Diri Anak Berkebutuhan Khusus), yang mengangkat inovasi pengabdian kepada masyarakat melalui pembelajaran tari inklusif.
Melalui pelepasan ini, UNIMMA berharap seluruh kontingen dapat membawa semangat juang, menjaga nama baik almamater, dan memberikan hasil terbaik. Lebih dari sekadar mengejar kemenangan, PIMNAS menjadi kesempatan berharga untuk memperluas pengalaman, membangun jejaring, mengembangkan potensi, serta membuktikan kontribusi nyata mahasiswa melalui karya inovatif.