Magelang – Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menyambut 13 mahasiswa baru asal Papua dalam sebuah acara penerimaan di Ruang Sidang Rektorat UNIMMA. Penyambutan tersebut menjadi wujud komitmen UNIMMA dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif sekaligus memperkuat semangat kebinekaan di lingkungan kampus.
Acara dipimpin langsung oleh Rektor UNIMMA, Dr. Lilik Andriyani, S.E., M.Si., CPA, didampingi Wakil Rektor IV Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. Sigit Priyanto, M.Kep, serta Kepala Divisi Beasiswa dan Ormawa dari Lembaga Pengembangan Mahasiswa (LPMa).
Ke-13 mahasiswa tersebut berasal dari berbagai wilayah di Tanah Papua, yaitu Kabupaten Deiyai, Kabupaten Mimika, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kota Jayapura, Provinsi Papua Tengah, dan Provinsi Papua Selatan, serta peserta program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Provinsi Jawa Barat yang melanjutkan pendidikan tinggi di UNIMMA.
Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa UNIMMA tidak hanya menerima mahasiswa dari berbagai daerah, tetapi juga berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang mendukung setiap mahasiswa untuk berkembang secara akademik, kepemimpinan, dan karakter.
“Selamat datang di keluarga besar UNIMMA. Perbedaan latar belakang adalah kekuatan yang memperkaya kehidupan kampus. Kami berharap adik-adik dapat belajar dengan nyaman, membangun persahabatan, dan kelak kembali menjadi inspirasi bagi daerah asal masing-masing,” ujarnya.
Dr. Sigit Priyanto menambahkan bahwa mahasiswa Papua akan mendapatkan pendampingan selama proses adaptasi di kampus, termasuk melalui pembinaan kemahasiswaan, pengembangan organisasi, serta berbagai program penguatan karakter yang dikelola UNIMMA bersama LPMa.
Suasana penyambutan berlangsung hangat melalui sesi perkenalan dan dialog bersama pimpinan universitas. Momen tersebut menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk berbagi cerita mengenai perjalanan mereka menuju UNIMMA sekaligus menyampaikan harapan selama menempuh pendidikan di Magelang.
Kehadiran mahasiswa dari berbagai kabupaten, kota, dan provinsi di Tanah Papua semakin mempertegas peran Universitas Muhammadiyah Magelang sebagai kampus yang membuka ruang bagi keberagaman, memperkuat persaudaraan lintas budaya, dan mendukung lahirnya generasi unggul yang siap memberikan dampak bagi Indonesia.