Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) melalui Lembaga Pengembangan Mahasiswa (LPMa) menyelenggarakan Pembinaan Karakter, Bela Negara, serta Nasionalisme dan Wawasan Kebangsaan Mahasiswa pada 4–5 Oktober 2025 di Resimen Induk Komando Daerah Militer (Rindam) IV/Diponegoro Magelang. Kegiatan ini menjadi salah satu program strategis pengembangan kemahasiswaan dalam membentuk mahasiswa yang unggul secara akademik sekaligus memiliki karakter yang kuat, integritas, jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, serta semangat cinta tanah air.
Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ini dirancang sebagai media pembelajaran yang mengintegrasikan penguatan karakter dengan pengalaman lapangan. Melalui kolaborasi bersama Rindam IV/Diponegoro, peserta memperoleh pembelajaran yang menekankan pentingnya disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama, ketangguhan, serta komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan sebagai bekal menghadapi tantangan kehidupan bermasyarakat maupun dunia kerja.
Selama dua hari pelaksanaan, mahasiswa mengikuti berbagai materi dan aktivitas yang meliputi pembinaan karakter, bela negara, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, kedisiplinan, Peraturan Baris Berbaris (PBB), dinamika kelompok, latihan kerja sama tim, komunikasi efektif, hingga refleksi nilai-nilai kebangsaan. Seluruh rangkaian kegiatan dikemas secara interaktif melalui ceramah, diskusi, praktik lapangan, simulasi, dan evaluasi sehingga peserta tidak hanya memahami materi secara konseptual, tetapi juga mampu menginternalisasikannya dalam sikap dan perilaku sehari-hari.
Materi pembinaan karakter difokuskan pada penguatan integritas, etika, tanggung jawab, kejujuran, disiplin, kepemimpinan, serta kemampuan bekerja sama. Sementara itu, pembinaan bela negara memberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban warga negara, pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, ketahanan nasional, serta peran generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan di era global. Pada sesi nasionalisme dan wawasan kebangsaan, mahasiswa memperoleh penguatan mengenai nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Bhinneka Tunggal Ika, moderasi beragama, serta komitmen terhadap budaya anti intoleransi, anti perundungan, dan anti korupsi.
Wakil Rektor IV Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Universitas Muhammadiyah Magelang menyampaikan bahwa pembinaan karakter merupakan bagian penting dari proses pendidikan di perguruan tinggi. Menurutnya, keberhasilan mahasiswa tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kualitas karakter yang dimiliki.
“Universitas memiliki tanggung jawab untuk mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter, berintegritas, disiplin, memiliki kepedulian sosial, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan. Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa UNIMMA tumbuh menjadi generasi yang siap memimpin, adaptif terhadap perubahan, serta memiliki semangat bela negara dan rasa cinta tanah air yang kuat sebagai bagian dari tanggung jawabnya kepada bangsa dan negara.”
Ketua Lembaga Pengembangan Mahasiswa (LPMa), Hijrah Eko Putro, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program pembinaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pengembangan kompetensi nonakademik mahasiswa.
“Pembinaan karakter, bela negara, serta nasionalisme dan wawasan kebangsaan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan proses pembelajaran yang terus dibangun di lingkungan kampus. Melalui program ini, kami berupaya menanamkan nilai-nilai integritas, kepemimpinan, tanggung jawab, semangat kolaborasi, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara. Harapannya, mahasiswa UNIMMA tidak hanya menjadi lulusan yang kompeten, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.”
Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelaksanaan kegiatan. Berbagai sesi praktik lapangan, diskusi kelompok, maupun simulasi berlangsung aktif dan mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kepemimpinan, serta kerja sama dalam menyelesaikan berbagai tantangan.
Salah satu peserta kegiatan mengaku memperoleh pengalaman yang sangat berharga selama mengikuti pembinaan di Rindam IV/Diponegoro.
“Kegiatan ini memberikan pengalaman yang berbeda karena kami tidak hanya memperoleh materi di dalam kelas, tetapi juga belajar secara langsung mengenai disiplin, kepemimpinan, kerja sama, dan tanggung jawab. Pembinaan ini membuka wawasan kami bahwa menjadi mahasiswa tidak cukup hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga harus memiliki karakter yang baik, menghargai keberagaman, dan memiliki kepedulian terhadap bangsa. Pengalaman ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus mengembangkan diri.”
Melalui penyelenggaraan program ini, Universitas Muhammadiyah Magelang menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan mahasiswa yang berkesinambungan, terstruktur, dan selaras dengan pengembangan kompetensi abad ke-21. Pembinaan karakter, bela negara, serta nasionalisme dan wawasan kebangsaan diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya lulusan UNIMMA yang unggul secara akademik, berkarakter Islami, memiliki jiwa kepemimpinan, berintegritas, cinta tanah air, serta mampu berkontribusi secara nyata dalam pembangunan masyarakat, bangsa, dan negara.
Kegiatan ini juga menjadi salah satu implementasi program pembinaan mahasiswa yang mendukung penguatan kompetensi nonakademik dan menjadi bagian dari upaya Universitas Muhammadiyah Magelang dalam meningkatkan kualitas layanan kemahasiswaan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan mutu pendidikan tinggi dan pemenuhan indikator kinerja kemahasiswaan.
Dokumentasi Kegiatan pelaksanaan Pembinaan Karakter, Bela Negara, serta Nasionalisme dan Wawasan Kebangsaan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Magelang yang dilaksanakan pada 4–5 Oktober 2025 di Rindam IV/Diponegoro Magelang


